Dusun Sokawera merupakan pecahan dari Desa Jemur yang berlokasi dibagian utara kota kebumen jarak antara dari kota kabupaten kebumen sekitar 2kg.Kebanyakan masyarakat mengunkan trsportasi mengunakan kendaraan bermotor dan sepeda ada juga yang mengunkan becak untuk melakukan transportasi ke kota kebumen.Desa Jemur Kabupaten Kebumen merupakn desa yang sangat bagus untuk bercocok tanam karena tanah subur .Disi saya menceritakan desaku yang indah dan nyaman ini lah wajah pemuda yang lg mengadakan acara
Kisah anak Desa ,Perjalanan anak Desa,cerita Desa,Potensi Desa,Kearifan Desa,Kemajuan Desa,Wilayah Desa,Keunikan Desa,Kemakmuran Desa , Kerukunan Desa , Perjalanan anak Desa ingin sukses
Rabu, 06 November 2013
Selasa, 05 November 2013
Cerita Hutan Donoloyo
Hutan
Donoloyo adalah nama sebuah hutan yang berada di tepian hulu Bengawan
Solo. Kemudian nama inilah yang digunakan oleh masarakat sekitar hutan
itu untuk menyebut seorang laki-laki yang terkenal santun dan bijak lagi
sakti yang kemudian babat alas (membabat hutan) untuk ia diami kelak
bersama keluarganya. Orang-orang sekitar hutan itu menyebutnya Ki Ageng
Donoloyo.
Ki Ageng (sebutan untuk orang yang dihormati di suatu desa) Donoloyo adalah seorang laskar Medang Kahuripan yang tertinggal dari pasukannya di daerah Wonogiri sebelah timur, tepatnya di desa Sambirejo kecamatan Slogohimo sehingga ia memutuskan untuk tidak kembali dan menetap di wilayah itu (ada yang berpendapat hal ini diperkirakan atas perintah Airlangga) .
Ki Ageng (sebutan untuk orang yang dihormati di suatu desa) Donoloyo adalah seorang laskar Medang Kahuripan yang tertinggal dari pasukannya di daerah Wonogiri sebelah timur, tepatnya di desa Sambirejo kecamatan Slogohimo sehingga ia memutuskan untuk tidak kembali dan menetap di wilayah itu (ada yang berpendapat hal ini diperkirakan atas perintah Airlangga) .
Pesen Orang Jawa
pesen orang jawa terutama yang saya bahas di dukuh sokawera ada seorang yang ahli dalam petuduh lan pesen maring sepadane mnungsa kon dueni sifat sing pa titis ,cerdas,lan sabar mongo kita simak sareng 2 teng pesan singkat teng andap ini:
"ilmu lan laku".
Ilmu tentu saja artinya adalah pengetahuan atau kebijaksanaan. Tetapi
ilmu tidak akan berarti apa-apa bila tidak disertai dengan laku atau
keterlibatan si subjek. Oleh karena itu dalam tradisi Jawa dikenal
istilah "nglakoni", atau melibatkan diri dalam berbuat kebaikan kepada
masyarakat.
Salah satu bentuk "laku atau nglakoni" adalah
"poso ngrame". Poso hampir sama artinya dengan kata puasa dalam bahasa
Indonesia, tapi maknanya lebih luas. "Poso" lebih tepat diartikan
memaksa diri atau berkomitmen untuk melakukan sesuatu.
Langganan:
Postingan (Atom)
