Hutan
Donoloyo adalah nama sebuah hutan yang berada di tepian hulu Bengawan
Solo. Kemudian nama inilah yang digunakan oleh masarakat sekitar hutan
itu untuk menyebut seorang laki-laki yang terkenal santun dan bijak lagi
sakti yang kemudian babat alas (membabat hutan) untuk ia diami kelak
bersama keluarganya. Orang-orang sekitar hutan itu menyebutnya Ki Ageng
Donoloyo.
Ki Ageng (sebutan untuk orang yang dihormati di suatu desa) Donoloyo adalah seorang laskar Medang Kahuripan yang tertinggal dari pasukannya di daerah Wonogiri sebelah timur, tepatnya di desa Sambirejo kecamatan Slogohimo sehingga ia memutuskan untuk tidak kembali dan menetap di wilayah itu (ada yang berpendapat hal ini diperkirakan atas perintah Airlangga) .
Ki Ageng (sebutan untuk orang yang dihormati di suatu desa) Donoloyo adalah seorang laskar Medang Kahuripan yang tertinggal dari pasukannya di daerah Wonogiri sebelah timur, tepatnya di desa Sambirejo kecamatan Slogohimo sehingga ia memutuskan untuk tidak kembali dan menetap di wilayah itu (ada yang berpendapat hal ini diperkirakan atas perintah Airlangga) .