Dukuh Sokawera merupakan desa yang berda disebelah utara Pasar Tumenggung ,dan sebelah utara Stadion Candradimuka .Disini saya berbagi cerita tentang dukuhku yang namanya Dukuh Sokawera ,masuk Kelurahan Jemur, Kecamatan Kebumen ,Kabupaten Kebumen.Dengan membaca " Bismilahirohmanirohim "semoga Tuhan meridho dan memberi kelancaran bahkan serta memberi pemahaman atas dasar cerita yang sebernya,Sesuai dengn keadaan yang sesungguhnya tanpa adanya unsur pemalsuan atau unsur yang berkaitan dengan kepentingan pribadi maupun golongan.Maka dari itu semua saya atas nama NURMULYADI BIN SUPRIYANTO mengaharap kepada rekan-rekan,saudara seperjuangan untuk mengenalkan dukuh sokawera melalui lembaga jejaringan sosial atau semua kalngan dari Pejabat serta kalangan orang tani ,terutama bagi rekan-rekan yang suka onlaine.Ini sangat bagus untuk harapanku sebagai penulis mengenalkan dukuh kita agar menjadi dukuh yang maju dan sebagai dukuh contoh didukuh lain,dari segi perekonomian,maupun dari tata rumah yang modern ada juga rumah yang tradisional.
Semua itu bisa menjadi aset bagi dukuh sokawera sehingga apabila dukuh menjadi contoh maka kemungkinan besar banyak para wisatwan dari manaca negara maupun domestik yang berknjung ke duku Sokawera tersebt. Sehingga akan memajukan perekonomian lingkungan pembangunan dukuh.Ada sebagian remaja Dukuh Sokawera menempuh dunia Pendidikan Kuliah dikota lain dan ada sebagian anak Remaja merantau dijakarta .Dan ada juga yang menempuh dunia Pesantren.inilah wajah -wajah anak Remaja Sokawera .
 |
| NUR MULYADI BIN SUPRIYANTO |
Inilah sang pendekar pengamal ilmu hikmah dari para guru -guru mulia ,Beliu anak yang
 |
| Saudara ADIK SURYONO BIN BADARI |
| |
NUR MULYADI BIN SUPRIYANTO
| | | | |
 |
| Saudara ADIK SURYONO BIN BADARI | | |
 |
| NURSALIM BIN ADI SUNDARI |
dan juga seorang anak yang tagguh berihtiar dan pengamal juga ilmu hikmah dari para guru mulia
| |
| NURSALIM BIN ADI SUNDARI | |
 |
| RIYAN |
seteker sepak bola yang handal dan juga pemain badminton
 |
| RIYAN |
 |
| AGUNG |
 |
| AGUNG |
 |
| NURUL ANWAR |
 |
| NURRUL ANWAR |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar